Benarkah Habaib Indonesia Keturunan Rasulullah Saw ???
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
بسم الله والحَمْد لله والصلاة والسلام على رسول
الله وعلى اله وصحبه ومن وله
اَللَّهُمَّ
انْفَعْنَا بِمَا عَلَّمْتَنَا وَعَلِّمْنَا مَايَنْفَعُنَا اَللَّهُمَّ زِذْنَا
عِلْمًا وَارْزُقْنَا فَهْمًا وَآتِنَا حِكْمَةً
اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِى مَجْلِسِنَا
هَذَا.....بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
وَالحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا
وَمِنْكُمْ فَتَقَبَّلْ يَاكَرِيم
EKSISTENSI HABAIB
Benarkah Habaib
Indonesia Keturunan
Rasulullah Saw ???
Untuk menjawab ini ada 9 persoalan yang harus
kita paparkan :
1.
Fitnah Abtar
2.
Keturunan Fathimah
3.
Keturunan Al-Hasan & Al-Husein, Apakah betul
keturunannya sudah dihabisi sudah di bunuh semua saat terjadi tragedi di Padang
Karbala ?
4.
Imam Al-Baqir & Imam Jafar Ash-Shodiq, Apakah ini
tokoh nyata atau piktif ? siapa mereka sebetulnya dan apa hubungannya dengan
Rasulullah SAW
5.
Imam Ali Al-’Uraidhi
6.
Imam Ahmad Al-Muhajir, Kita akan bahas secara khusus
sebagai datuknya Para Habaib yang ada di Nusantra.sebetulnya para Habaib di
Indonesia ini cukup pembuktiannya dengan Imam Ahamd,kalau betul Imam Ahamd ini
turunan Nabi maka betul Habaib di Indonesia itu turunan Nabi,tapi kalau
ternyata Imam Ahmad Al-Muhajir ini bukan turunan Nabi maka Habaib di Indonesia
ini bukan turunan Nabi,jadi Nanti kita Khususkan siapa Al Imam Ahmad Bin Isa
Al-Muhajir,siapa Ulama yang kenal beliau apakah Ulamanya otoritatif dikenal
Umat atau tidakdalam kitab apa ? nanti akan kita bahas.
7.
Imam Muhammad Shohib Mirbath
8.
Imam Abdullah Alaydrus , Kenapa saya pilih tokoh ini kenapa
bukan syekh Ali Bin Abi Bakar
Asyakran,kenapa bukan Syekh Ali Bin Abi Bakar Salim,kenapa ko yang dipilih Al
Imam Abdullah Alaydrus ? kenapa tidak Al Imam Alwi Al Hadad ? atau Al Imam Al
Habib Abdurahman Al Atos,? Nanti kita lihat kenapa Nama ini yang saya pilih.
9.
Habaib Di Indonesia
1.FITNAH ABTAR
Ada tuduhan
seperti ini,ini sebenarnya tuduhan klasik,Nabi Muhammad itu kan tidak punya
anak lelaki yang hidup yang meneruskan garis keturunannya ? karena beliau punya
anak lelaki tiga ada yang bernama Al Qasim makanya Nabi kunyahnya Abul
Qasim,ada yang namanya Abdullah,Abdullah itu mempunyai tiga nama kadang-kadang
di sebut Abdullah,kadang-kadang di sebut At Thayib,kadang-kadang disebut
Thahir,sedangkan yang ketiga Ibrahim.
Ketiga putra
Nabi ini meninggal sejak kecil kalau Nabi tidak mempunyai anak lelaki yang
meneruskan garis keturunannya,dari mana jaman sekarang ada yang mengaku-ngaku
keturunan Rasulullah SAW ? itu sangat
bertentangan dengan yang sangat lazim di ketahui oleh Umat Manusia bahwa yang
namanya keturunan itu di ambil dari garis Bapa bukan dari garis Ibu.Oleh
karenanya misti ada pertanggung jawaban Ilmiyyah,harus ada pertamggung Jawaban
yang argumentatif berdasarkan Al Quran dan Hadits yang menunjukan walaupun Nabi
itu anak laki-lakinya sudah meninggal dunia sejak kecil tetep keturunan Nabi
tidak putus harus ada dalilnya.kalau tidak ada dalil tidak boleh,Agama Islam
ini Agama yang sangat Indah,Agama yang sangat menghargai dalil hujjah dalil
Syariyyah.
Di zaman Nabi
ada seorang kafir musrikin yang bernama Al-’Ash b Waa-il, Al-’Ash b Waa-il
punya anak banyak dia bangga betul punya lelaki banyak punya anak banyak,punya
keturunan banyak dan dia sering mengejek dan menghina Rasulullah SAW ketika
kita punya Nabi anak lelakinya yang bernama Ibrahim meninggal dunia,di ejek
habis oleh Al-’Ash b Waa-il bersama masyarakat kafir Qurais,dimana dia katakan
di tenggah masyarakat “ Hai masyarakat perhatikan Muhammad itu Abtar” Abtar itu
dalam bahasa arab artinya terputus dari keturunan,jadi orang Arab sudah jadi
tradisi kalau ada orang tidak punya
keturunan laki-laki putus keturunannya dia disebut Abtar.itu bukan pujian itu
hinaan untuk merendahkan.Jadi Nabi disebut Abtar dan itu jadi bahan tertawaan
orang-orang kafir qurais,provokatornya adalah Al-’Ash b Waa-il.
Ketika itu Nabi
murung tapi Nabi murung bukan menyesal tidak punya anak lelaki lagi,Nabi murung
bukan menyesal hanya punya anak perempuan Nabi sangat sayang terhadap anak-anak
perempuannya tapi Nabi murung karena orang kafir dapat celah untuk caci maki
beliau.dan Allah SWT tidak akan membiarkan kekasih-Nya,Nabi-Nya,kecintaan-Nya
untuk bermurang durja hanya soal keturunan.
Untuk itu Allah
SWT mengirim utusan-Nya yang Mulia yaitu Malaikat Jibril as membawa wahyu dari
Allah kepada Nabi wahyu yang di bawa adalah surat Al Kautsar,jadi Malaikat
Jibril datang kepada Nabi membawa wahyu menyampaikan wahyu Allah dimana Allah
berfirman Surat 108. Al Kautsar :
إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ * فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ *
إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الأبْتَرُ
Subhanallah..
langsung Allah jawab hinaan tadi,langsung Allah yang jawab cemoohan yang di
lontarkan orang-orang Kafir kepada kekasih-nya yaitu saidunna Muhammad
SAW.dimana Allah menceritakan kepada Nabi
إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ
Sesungguhnya
kami telah mengaruniakan,kami telah memberikan kepada engkau wahai Nabi
Muhammad Al Kautsar.Apa itu Al Kautsar ?
Al Imam Fakru Razzi dalam
tafsirnya yang sangat terkenal dimana dalam kitab tafsir Al Imam Fakru Razzi di
dalamnya ada pembahasan tentang ma’na Al Kautsar,ada 15 ma’na untuk kata Al
Kautsar ada 15 tafsir :
1.ااسم نهر في الجنة
nama sungai di surga.
Jadi kalau anda baca tafsir kalau
ada yang mengartikan Al Kautsar itu nama sungai di surga jangan kaget memang
ada tafsir semacam itu.
2. حوض yaitu
kolam milik Nabi di Surga dan itu merupakan sumber air yang ada di surga.
3. أولاد النبي Anak cucu Nabi jadi
tafsirnya Sesungguhnya kami telah
mengaruniakan,kami telah memberikan kepada engkau wahai Nabi Muhammad keturunan
yang banyak yang tidak terputus.jadi Al-Kautsar di artikan anak cucu Nabi itu
bukan mengada-ada,itu bukan karangan Habaib.itu merupakan pendapat para
Mufasirin pendapat para Ahli Tafsir.
4. علماء الأمة ulama yang banyak untuk
membingbing Umatmu.
5. النبوة Para Nabi
6. القرآن Al Quran
7. الإسلام Agama Islam
8. الأتباع والأشياع Pengikut yang tercinta yang
banyak.
9. الفضائل aneka ragam keutamaan,keistimewaan
yang tidak dimiliki oleh Nabi-Nabi yang lainnya.
10. رفعة الذكر Namanya banyak disebut Allah dan
mahluq Allah,nama Nabi selalu disandingkan dengan nama Allah.
11. العلم Ilmu yang luas Ilmu yang banyak.
12. الخلق الحس Akhlaq yang begitu baik akhlaq yang begitu mulia dan
agung.sampai Nabi menjadi manusia yang termulya akhlaqnya
13. الشفاعة Kedudukan yang tertinggi dan
terpuji yaitu untuk memberikan syafa’at kepada Umat nanti di hari akhir.
14. سورة الكوثر Surat Al Kautsar itu sendiri
15. جميع نعم الله Nikmat yang banyak,ini di
gabungkan semua.
Jadi
imam Al Fakru Razzi didalam kitabnya tidak ada yang salah ini benar semua kami
telah memberikan kepada engkau wahai Nabi Muhammad Nikmat yang banyak nikmat
yang tidak terputus nikmat ada sungai di surga,ada kolam di surga,nikmat anak
cucu yang tidak terputus,nikmat yang banyak di berikan Ulama yang membingbing
umat,nikmat Al-Quran,Nikmat pengikut yang pengikutnya begitu banyak,nikmat
keutamaan-keutamaan,nikmat yang selalu di sebut umatnya sepanjang zaman,nikmat
ilmu,nikmat Akhlaq yang mulia,nikmat syafa’at,nikmat surat Al Kautsar,semua
nikmat diberikan kepada Nabi.berarti di dalamnya termasuk nikmat punya
keturunan.
Jadi
di dalam ayat ini termasuk nikmat punya keturunan banyak.Apa lagi ayat ini
diturunkan gara-gara itu,jadi kalau tiba-tiba ada orang ini ada 15 tafsir yang
14 diambil yang keturunan Nabi dia tidak ambil salah besar,justru mana yang
menyangkut keturunan itu yang paling utama karenna itu adalah
sababunnuzul,kalau dia punya sababun nuzul berarti dia punya mana khusus
walaupun Al I’tibar tetap bi Umuil lafdzi baleh kita manai dengan semua mana tapi
jangan hapus mana Al Kautsar salasatunya adalah JAMINAN dari Allah SWT bahwa Keturunan Rasulullah SAW
tidak akan terputus hingga Hari Qiyamat.
Ma’na
Al Kautsar itu salasatunya adalah JAMINAN dari Allah SWT bahwa Keturunan Rasulullah SAW tidak akan terputus
hingga Hari Qiyamat ini diperkuat dengan ayat terakhir
إِنَّا
أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ
Sesungguhnya
kami telah mengaruniakan,kami telah memberikan kepada engkau wahai Nabi
Muhammad Al Kautsar termasuk keturunan yang tidak terputus.
فَصَلِّ
لِرَبِّكَ وَانْحَرْ
Karna itu shalatlah untuk tuhanmu sebagai tanda syukur dan berqurbanlah
untuk Allah sebagai tanda rasa syukur karena Allah memberikan nikmat yang
begitu banyak,di ayat yang terakhir
إِنَّ
شَانِئَكَ هُوَ الأبْتَرُ
Sesungguhnya
orang yang membencimu ya Muhammad,yang membencimu yang menghinamu yang
mencemoohkanmu yang mengatakan engkau Abtar dia yang Abtar bukan engkau,ini
jaminan dari Allah.
Itu
orang-orang kafir Qurais yang hina Nabi mereka yang Abtar bukan Nabi,turunan
mereka yang terputus bukan turunan Nabi.
Jadi
pada tahap ini kesimpulan yang kita ambil ada JAMINAN dari Allah bahwa Keturunan Rasulullah SAW tidak
akan terputus hingga Hari Qiyamat.
Walaupun Nabi
tidak punya anak laki-laki yang hidup sampai dewasa untuk melanjutkan keturunannya
walaupun anak Nabi yang hidup sampai dewasa punya keturunan hanya anak
perempuan ini jaminan dari Allah SWT.
Pertanyaan yang
kedua,jaminan Allah itu pasti,jaminan Allah itu mutlaq mustahil Allah berdusta
mustahil Allah berbohong.pertanyaannya kalau Allah sudah jamin kalau Nabi punya
keturunan lalu dari siapa datangnya keturunan Nabi ? untuk menjawab ini kita
masuk ke yang kedua.
2.KETURUNAN FATHIMAH RA
Dengan jaminan
Allah SWT maka Nabi menyampaikan haditsnya kepada para shabatnya nabi tidak
berani menjamin diri sendiri kalau tidak ada jaminan dari Allah,sekarang Allah
sudah jamin. jadi keturunan Nabi dari siapa ? apa dari umu kulsum ? apa dari
ruqayyah ? atau dari siapa ? apa yang di maksud turunan Nabi ?
Disini Nabi SAW
menyampaikan sebagai mana di riwayatkan oleh para Ulama hadits seperti Al Imam
Hakim di dalam kitab Al Mustadroknya,Al Imam Abu Ya’la dalam kitab Musnadnya
diantara nya :
1.Nabi bersabda
:
" كل بني آدم ينتمون
إلى عصبة إلا ولد فاطمة ، فأنا وليهم وأنا عصبتهما ”
كل بني آدم setiap keturunan Adam
ينتمون إلى عصبة itu di nisbahkan kepada Asyobahnya garis laki-laki.
إلا ولد فاطمة kecuali anaknya fatimah
فأنا وليهم وأنا عصبتهما akulah wali mereka dan akulah
asyobah garis keturunan untuk mereka.
Ini hadits
bukan para habaib ngarang-ngarang,bukan habaib ngaku-ngaku “ oh kita
keturunan Rasulullah dari Fatimatu Zahra “ itu tidak boleh habaib ngaku begitu kalau tidak
ada hadits Nabi tapi ada jaminan dari Allah ada jaminan dari Rasul Habaib pun tidak boleh menolak.
Jadi kalau ada
habaib yang bicara bahwa kami adalah keturunan Rasulullah bukan mereka
ngaku-ngaku tapi ini merupakan sesuatu yang
sudah di jamin dan di tetapkan oleh Allah SWT dan Rasul-Nya.
2.Nabi
mengatakan :
" لكل بني أم عصبة
إلا ابني فاطمة ، فأنا وليهما وعصبتهما ” رواه الحاكم في المستدرك عن جابر ، ورواه
أيضا أبو يعلى في مسنده عن فاطمة t
setiap anak
keturunan seorang wanita seorang ibu maka ada asobah garis ayahnya kecuali
kedua anak Fatimah maksudnya Al Hasan dan Al Husain akulah ayah dari kedua anak
tersebut dan akulah Asobah mereka.
3.Nabi
menyampaikan sebagai mana di sebutkan dalam kitab kanzul umal juz ke 6 hal
216,Nabi mengatakan :
" إن الله جعل ذرية كل نبي من صلبه وجعل
ذريتي في صلب هذا ” وأشار إلى علي - كنز العمال ج 6 ص 216
Sesungguhnya
Allah menjadikan keturunan setiap Nabi dari tulang sulbinya dari sulbi
keturunannya dan Allah menjadikan dzuriyahku di tulang sulbi orang ini yang
ditunjuk oleh Nabi adalah Ali bin Abu Thalib.
Jadi ini
penjelasan bukan satu hadits banyak hadits Nabi sampaikan sebagai menjelas isi
kandungan surat Al Kautsar tadi,surat Al Kautsar menjamin turunan Nabi tidak
akan putus,tapi turunannya dari mana
hadits ini menjelaskan turunan Nabi dari Saidatuna Fatimatu Zahra ra.
4. " كل سبب ونسب ينقطع يوم القيامة ما خلا
سببي ونسبي ، وكل بني أنثى عصبتهم لأبيهم ما خلا ولد فاطمة ، فإني أبوهم وعصبتهم
.”
Setiap hubungan
dan setiap nasab dari setiap keturunan semua akan terputus di hari qiamat
kecuali hubungan ku dan nasabku dan setiap anak wanita anak dari seorang ibu
maka garis asobahnya kepada bapak mereka bukan ke ibu mereka kecuali dua putra
Fatimah aku adalah ayah mereka dan akulah asobah mereka.
Yang menarik
ketika saidina Umar bin Khatab ra menjadi khalifah di akhir kepemimpinannya
ketika usianya mulai senja sudah tua umurnya datang ke saidina Ali bin Abu
Thalib ra untuk melamar Umu Kulsum yaitu putri Siti Fatimah yang paling bungsu
masih gadis masih remaja di lambar oleh saidina Umar kepada saidina Ali.
Kata saidina
Ali kepada saidina Umar : “Ya Umar aku punya anak ini masih kecil baru gede.”
Kata saidina Umar ; “demi Allah aku melamar kau punya putri bukan karena muda
atau cantiknya bukan karena hawa nafsu tapi aku mendengar hadits dari Nabi
setiap hubungan dan setiap nasab semua akan terputus di hari qiamat kecuali
hubunganku karan itu ya Ali aku melamar purtimu untuk menjamin hubunganku tidak
terputus dengan Nabi dengan menikahi salasatu anak cucunya.”
Saidina Umar
qurais saidina Umar termasuk bangsa Qurais saidina Ali juga Qurais,Qurais
dengan Qurais satu kuf’u apalagi ketika itu turunan Nabi belum banyak masih
sedikit sekali,karena itu alasan saidina Umar akhirnya lamaran tersebut
diterima oleh saidina Ali.karena alasannya alasan akhirat,alasannya alesan
Agama alasannya bukan alasan hawa nafsu.
Begitu di
nikahkan saidina Umar berkata kepada para sahabat
قال عمر بن الخطاب لما تزوج أم كلثوم ابنة فاطمة " ألا تهنوني ؟ سمعت
رسول الله يقول : "ينقطع يوم القيامة كل سبب ونسب ، إلا سببي ونسبي ."
Apakah kalian
tidak mengucapkan selamat kepadaku,aku mendengar sendiri Nabi bersabda “ setiap
hubungan dan nasab akan terputus di hari qiamat kecuali hubunganku dan nasabku.
Ada bukti
bagaimana saidina Umar mengakui saidina Ali sendiri mengakui bahwa turunan
Fatimah adalah keturunanNabi Muhammad SAW,ini pengakuan Saidina Umar dan pengakuan
Saidina Ali yang keduanya kahlifah yang mempuyai kedudukan tinggi dalam
argumentasi sebagai hujatun syariyah.
Oleh karena itu
sepakat ijma semua sahabat Nabi,sepakat semua tabi’in sepakat semua tabi’it
Tabi’in sepakat seluruh ulama dari madzhab manapun mau sunni mau syiah tidak
ada perbedaan bahwa keturunan Fatimatima Az- Zahra itulah yang di maksud
keturunan Nabi Muhammad SAW.
Jadi kalau
zaman sekarang ada yang mengatakan bahwa keturunan Fatimah Az-Zahra itu bukan
keturunan Nabi berarti dia telah melanggar Al Quran telah menolak Hadits Nabi
dan dia berarti telah menolak ijma Ulama dan itu berbahaya dan jika itu
dilakukan sengaja lain halnya dia itu bodoh dia itu tidak tahu apa-apa majhul
orang bodo tapi jika dia itu dilakukan dengan sengaja hati-hati itu bisa
mengantarkan kepada kekupuran karena menolak yang qath’i dari Al-Quran menolak
yang Qat’i dari Hadits Nabi.
Menolak yang
sudah di sepakati oleh ijma Ulama.dan itu merupakan sumber hukum bagi
Ahlussunah Wal Jama’ah Al Quran,As Sunnah dan Al Ijma tiga tiganya sepakat
bahwa keturunan Fatimatu Zahra adalah keturunan Nabi Muhammad SAW.
3.KETURUNAN AL-HASAN & AL-HUSEIN
Informasi
sejarah anda boleh buka kitab tarekh yang mana saja boleh buka kitab At Tarih
Ibnu Katsir yang judulnya Al Bidayah wan
Nihayah boleh buka kitab tarekh Ibnu Atsir yang judulnya Al Kamil Fi Tarekh
boleh juga buka At Taehk Ibnu Khaldun kitab Tarekh Ad Dahabi,kitab tarekh ibnu
As Syakir,kitab Tarekh Al Khatib Al Bagdadi dan kitab tarikh yang mana saja.
Dimana didalam
kitab-kitab tarekh tersebut di sebutkan tentang anak keturunan saidina Hasan
dan saidina Husain,artinya sejarah mencatat saidina Hasan itu memang ada dan
saidina Hasan itu punya anak mau lelaki mau perempuan di catat oleh sejarah.
KETURUNAN AL-HASAN & AL-HUSEIN SEPAKAT AHLI TARIKH BHW KETURUNAN NABI SAW TIDAK SEMUA TERBUNUH DI PADANG KARBALA
Al-Hasan RA
memiliki 11 putra dan 1 putri :
1.Abdullah
2.Qosim
3.Al-Hasan
Al-Mutsanna
4.Zaid
5. Umar
6. Abdullah
7.
Abdurrahman
8. Ahmad
9. Ismail
10. Husein
11. Aqil
12. Ummu Hasanh
Ini yang
tercatat dalam sejarah dari 12 nama ini hanya satu yang punya keturunan sampai
saat ini dia adalah saidina .Al-Hasan Al-Mutsanna ini adalah kake Muhammad An
Nafsu Zakiyah yang pernah melakukan perlawanan kepada penguasa yang dzolim di
zaman beliau Dan beliau memimpin umat untuk melakukan perlawanan kedzoliman
pengusas dan pada waktu itu Al Imam Malik memberikan Baiat dan memdukung beliau
bahkan Al Imam Malik menyuruh kepada semua pengikutnya semua murid-muridnya
berikan baiat kepada Muhammad An Nafsu Zakiyyah ikut kalian berjuang bersama
Muhammad An Nafsu Zakiyyah.artinya sejarah menjadi saksi sejarah menjadi bukti
ada keturunan saidina Hasan yang hidup di zaman Imam Malik memimpin perlawanan
kepada penguasa dzolim ini bukti bahwa keturunan saidina hasan tidak terbunuh
semua di padang karbala,kalau keturunan saidina Hasan semua terbunuh di Padang
Karbala dari mana itu Muhammad An Nafsu Zakiyyah.
Jadi kita harus
cerdas membaca sejarah dan menjadikannya sebagai bukti kalau keturunan saidina
Hasan memang ada dan tidak benar tuduhan semua keturunan saidina Hasan dan
Saidina Husain semua terbunuh di Padang Karbala.
Jadi kalau kita
tidak ngerti sejarah jangan sembarangan ngomong,kalau tidak membaca kitab
sejarah jangan sembarangan memberikan pernyataan dengan mengatakan “bahwa semua
keturunan Nabi semua terbunuh di Padang Karbala” sejarah mana yang
mengatakannya ? innalillahi wainnailaihi roziun.
Yang kedua
saidina Husain tercatat dalam sejarah Al-Hasein
RA memiliki 6 putra dan 3 putri :
1.Muhammad
2.Ja’far
3.Abdullah
4. Ali
Al-Akbar
5. Ali
Al-Ausath
6. Ali
Al-Ashghar
7. Zainab
8. Sukainah
9. Fathimah
Dari putra
putri beliau ini yang selamat di pembantaian di Padang Karbala hadir di Padang
Karbala ada di Padang Karbala di selamatkan oleh Allah SWT dialah Ali Al-Ausath
yang kita kenal dengan Ali Zainal Abidin itu julukannya hamba yang bagus hamba
yang di juluki juga As-Sajad karena banyak sujudnya kepada Allah SWT,nama
aslinya adalah Ali Al-Asusath beliau lah
datuknya para Habaib dari garis keturunan Saidina Husain.
Jadi ada yang
selamat tidak terbunuh namanya ada di setiap kitab-kitab tarekh ada ribuan
kitab tarek saya tidak tulis semuanya karena tidak muat tapi kitab tarikh nya
otoritatif arti otoritatif yang mu’tamad yang menjadi rujukan sebagai rujukan
seperti kitab tarekh ibnu katsir,ibnu Atsir tarikh ibnu Khaldun dll di dalam
kitab-kitab ini di sebutkan bahwa mereka lah yang meneruskan keturunan Nabi
Muhammad SAW
SEPAKAT AHLI
TARIKH BHW KETURUNAN NABI SAW TIDAK SEMUA
TERBUNUH DI PADANG KARBALA
Ya mereka
banyak terbunuh di Padang Karbala,ya mereka banyak yang di bantai di Padang
Karbala
4.IMAM AL-BAQIR & IMAM ASH-SHODIQ
Imam Muhammad
Al-Baqir putra dari Al Imam Ali Zainal Abdidin,kita mencari bukti mana buktinya
bahwa Imam Al-Baqir itu Ahlul Bait anak
dari Ali Zainal Abdidin mana perkataan Ulama bahawa dia Adalah Aimah Ahlul Bait
dan Al Imam Al-Baqir punya anak Al Imam Ash-Shodiq mana buktinya kalau
Ash-Shodiq itu anak dari Al-Baqir ? dan keduanya ulama besar dari kalangan
keluarga Nabi ?
Anda buka semua
kitab Tarikh yang saya sebutkan tadi nama kedua orang ini ada di semua kitab sejarah ada tidak ada semua
kitab tarihk pun yang tidak meyebutkan kedua orang ini karena kedua orang ini
adalah As Samsu kedua orang ini
bagaikan matahari namanya dikenal,ilmunya dikenal orang dikenal,akhlaqnya juga
dikenal pengikutnya juga banyak mustahil ahli sejarah tidak kenal dia.
Oleh sebab itu
semua kitab tarehk ada menyebut nama Al Imam IMAM AL-BAQIR & IMAM
ASH-SHODIQ jangankan kitab sejarah kitab tafsir juga ada Al-imam Al Fahru Razzi
juz 16 hal 125
قال الإمام الفخر الرازي في تفسيره ج 16 ص 125
:
والقول الثالث الكوثر أولاده ، قالوا لأن هذه السورة إنما نزلت ردا على من
عابه عليه السلام بعدم الأولاد ، فالمعنى أنه يعطيه نسلا ، ثم العالم ممتلئ منهم
ولم يبق من بني أمية في الدنيا أحد يعبأبه ، ثم أن انظر كم كان فيهم من الأكابر من
العلماء كالباقر والصادق والكاظم والرضا عليهم السلام والنفس الزكية وأمثالهم .
Kenapa Al
Kautsar di artikan anak keturunan Nabi karena surat ini sesungguhnya turun
sebagi jawaban terhadap orang yang menghina Nabi mencemoohkan Nabi bahwa Nabi
tidak punya anak laki-laki yang meneruskan keturunan.
Jadi mana dari
surat Al Kautsar tadi adalah berarti mana surat Al Kautsar itu adalah jamina
dari Allah bahwa Allah akan memberikan Nabi keturunan,dengan jaminan Allah ini
penuh alam dunia ini penuh dengan keturunan Nabi,dimana-mana ada keturunan
Nabi,sementara Bani Umayyah yang rajin membunuh
turunan Nabi satupun saat ini
sisanya tidak ada di dunia.
Ini yang
ngomong Ulama Imam Fahru Razzi bukan Habaib kalau Habaib yang ngomong nanti ada
yang bilang “Ah Habaib sentimen mengada-ngada” bukan ini bukan urusan
sentimen,ini fakta sejarah seorang
tafsir mengatakan : Allah menjamin turunan Nabi tidak terputus banyak
buktinya kata Imam Fahru Razzi,sekarang saja dijaman saya,zaman Imam Fahru
Razzi turunan Nabi ada di mana-mana
Razzi turunan Nabi ada di mana-mana ini alam dunia penuh turunan Nabi di
mana-mana padahal banyak yang dibunuh,berapa banyak keturunan Nabi yang di
bunuh setelah Padang karbala,dibunuh masih ada Imam jaed yang di bunuh dan
anaknya Yahya kemudian dibunuh,Muhammad Nafsu Jakiyyah juga di bunuh,
pada,kemudian Musa Al Kadim juga di bunuh,Muas Al Kadim itu merupakan putra
Jafar As Sadiq di tangkap karena takut tersaingi di penjarakan sampai meninggal
dunia dalam penjara.
Jadi bagai mana
Imam-Imam Ahlul Bait di tangkap,di aniyaya,di kejar di bunuh secara logika
mistinya sudah habis tujuh turunan tapi
ketentuan Allah lain lagi Allah yang memberikan perlindungan inna’thaina kal
kautsar Allah sudah jamin manusia manapun yang ingin menghabisi keturunan
Rasulullah tidak akan pernah mampuh untuk menghadapi ketetapan Allah.
Kata Imam Fahru
Razzi coba
، ثم أن انظر كم كان فيهم من الأكابر
من العلماء كالباقر والصادق والكاظم والرضا عليهم السلام والنفس الزكية وأمثالهم
Berapa banyak
di tengah keluarga Nabi,di tengah keturunan Nabi jadi Ulama-Ulama besar,jadi
pembesar-pembesar di kalangan Ulama seperti Imam Al Baqir dan Imam As Sodiq
Imam Al Qadim,Imam Ali Ridha dan Muhamad An Nafsu Jakiyah dan orang-orang yang
seperti mereka.
Al Imam Fahru
Rozzi mengakui bahwa keturunan Nabi,dari wafat Nabi sampai zaman Imam Fahru
Razzi sudah bermunculan Imam-Imam Ahlul Bait,sudah bermunculan Ulama-Ulama
besar dari kalangan Ahlul Bait dan ini menjadi bukti sejarah yang tidak
terpungkiri bahwa Muhammad Al Baqir bukan tokoh piktif Al Imam Ja’far As Sodiq bukan tokoh hayalan
mereka memang ada orangnya tercatat dalam sejarah dipuji oleh ulama diakui
kedudukannya.
Oleh karena itu
tidak ada alesan untuk mengingkari bahwa Fatimatu Azhara melanjutkan keturunan
Nabi,Al Hasan Al Husain keturunan mereka di sebut keturunan Nabi,keturunan Al
Hasan dan Al Husain tidak habis terbunuh di padang karbala,kemudian yang
selamat di Padang Karbala diantaranya Al Imam Ali Zaenal Abidin ada dalam
sejarah Ali Zainal Abidin punya anak Muhamad Al Baqir ada dalam sejarah Muhamad
Al Baqir punya anak Jafar As Sodiq ada dalam sejarah.
Sampai disini
tidak ada perbedaan pendapat dikalangan Ulama sudah menjadi Ijma kesepakatan
Ahli Nasab,ahli sejarah bahkan sampai ulama fiqih sekalipun bahwa Al Imam
Ja’far As Sodiq adalah Imam besar dari Ahlul Bait keturunan Nabi Muhammad SAW
dan yang menariknya Al Imam Jafar As Sadiq
adalah sahabat karib Imam Abu Hanifah.
Al Imam Abu
Hanifah adalah Imam Ahlus Sunnah Wal jama.ah Imam Jafar As-Sadiq ini sahabat
karibnya dan Imam Abu Abu Hanifah banyak menimpa ilmu dari beliau dan Imam Abu
Hanifah sering diajak oleh Al Imam Jafar As-Sodiq duduk di majlis Muhammad
Al-Baqir.
Jadi kesaksian
Ulama-Ulama salaf cukup menjadi hujjah buat kita bahwa Imam Jafar As-Sadiq
adalah keturunan Nabi Muhammad SAW.
5.
IMAM ALI AL-’URAIDHI ( w : 251 H)
Apakah betul di
antara anak Al Imam Jafar As-Sadiq ada anak yang bernama Ali,
IMAM ALI AL-’URAIDHI memang kurang banyak di kenal tidak seperti Abangnya
yaitu Musa Al-Qadim ulama besar,karna Ali ini anak bungsu masih kecil sempat
sedikit belajar dari bapaknya beliau lebih banyak belajar dari kakaknya,dalam
sejarah beliau banyak belajar dari sang kakak yaitu Al Imam Musa
Al-Qadim,bahkan beliau ikut berjihad bersama-sama abahnya mengangkat senjata
melakukan perlawanan kepada orang-orang yang dzolim dan Al Imam Ali Al-U’raidhi
ikut bersama kakaknya mempertahankan Makkah mempertahankan Madinnah
mempertahankan Ummat dari pada gangguan-gangguan orang –orang yang inggin
meruksak ajaran Allah SWT
Apakah Al Imam
Ali Al-U’raidhi ini betul anaknya Jafar As-Sadiq ? Mana buktinya ? karna ini
asal usulnya datuknya para Habaib yang ada di Hadromaut,kalau Al Imam Ali
Al-U’raidhi tidak bisa kita buktikan sebagai putra dari Al Imam Jafar As-Sodiq
berarti semua para Habaib yang dari Hadromaut bukan turunan Nabi.
Untuk
melihatnya ternyata namanya terabadikan sebagai perawi hadits jadi kalau kita
buka kitab hadits itu kita buka ilmu jaroh wa ta’dil maka muncul
namanya,diantaranya :
1.didalam
musnad Imam Ahmad juz 1 halaman 77 hadits ke 576 dan juz 2 hal 693 hadits
ke 1.185.Imam Ahmad nyebutkeun Ali
Al-U’raidhi bin Jafar As-Sadiq bin Muhammad Al-Baqir bin Ali Jaenal Abidin bin
Husain bin Ali bin Abi Thalib ternyata Imam Ahmad menyebutkan aku dapat Hadits
dari guruku Ali bin Jafar AS-Sasiq bin Muhammad Al-Baqir sampai kepada Ali bin
Abi Thalib ini bukti autentik,ternyata ini bukan piktif bukan hayalan ada
orangnya jadi perawi hadits ada dalam musnad Ahmad walaupun ada dalam dua
hadits tapi cukup itu bukti autentik bukti yang tidak bisa dipungkiri karena
Imam Ahmad itu termasuk Ulama Salaf jadi ada Imam Ulama salaf yang mengakui
bahwa Al Imam Ali Al-U’raidhi itu memang ada.
2.ternyata Imam
Bukhari juga meriwayatkan hadits dari Al Imam Ali Al-U’raidhi tapi bukan dalam
kitab sahihnya tapi dalam kitab Tarihk As-Sagir,kitab Tarikh Bukhari itu juz 1
hal 210 dan hal 279 Imam Bukhari menceritakan tentang beberapa masalah yang
berkaitan tentang Ahlul bait bersumber dari Al Imam Ali Al-U’raidhi,disebut
oleh Imam Bukhari dan Imam Bukhari juga Ulama Salaf,Imam Bukhari juga sumber
yang dapat dipercaya,berarti Al Imam Ali Al-U’raidhi berdasarkan riwayat Imam
Bukhari ada.Jadi Habaib itu bukan ngarang-ngarang memang betul orangnya ada.
3.didalam kitab
Jami’ At-Tirmidzi juz ke 5 hal 641 hadits ke 3.733 Imam At Tirmidzi
meriwayatkan hadits dari Al Imam Ali Al-U’raidhi,namanya ada dalam kitab-kitab
hadits.
4.Imam Al
Baj’ar dalam yaitu dalam kitab musnad Al Baj’ar juz ke 7 hal 262 hadits 2.842
Ali Al-U’raidhi bin Jafar As-Sadiq bin Muhammad Al-Baqir bin Ali Jaenal Abidin
bin Husain bin Ali bin Abi Thalib
5.di dalam
kitab ad-dzuriatu thahiroh karangan Al Imam Muhammad bin Ahmad bin Hamad ad
daulabi hal 74 hadits ke 121 juga disebutkan nama Al Imam Ali Al-U’raidhi sebagai perawi hadits
6.dalam kitab
shahih ibnu Huzaimah juga menyebutkan riwayat dari Al Imam Ali Al-U’raidhi
dalam juz ke 2 hal 61 hadits ke 920
7.Al Imam
Tabrani dalam kitab Mu’jam As-Saghir juz ke 2 hal 163 hadits ke 960 Al Imam
Tabrani meriwayatkan hadits dari Al Imam Ali Al-U’raidhi.
8.di riwayatkan
oleh abu seyekh Al-Ansyori di dalam kitab thabaqotul Muhaditsin ternyata nama
Al Imam Ali Al-U’raidhi di masukan dalam tahabaqoh muhaditsin,thabakotul
muhaditsin di situ disebutkan tingkatan-tingkatan para perowi hadits disitu
tercantum nama Ali bin Jafar As-Sadiq bin Muhammad Al-Baqir bin Ali Jaenal Abidin
bin Husain bin Ali bin Abi Thalib
Perhatikan dari
no 1 sampai no 8 Imam Ahmad wafat tahun 241 H,Imam Bukhari Tahun 256 H,Imam
Tirmidzi tahun 279 H dst artinya dari tahun 200 san itu nama Al Imam Ali
Al-U’raidhi sudah di sebutkan.sudah dikenal bukan disebut oleh orang yang
datang setelahnya.justru di sebut oleh ulama-Ulama di zamannya tidak ada tidak
ada kesaksian yang lebih bagus dari pada kesaksian yang hidup sezaman,jadi ini
sudah menjadi dalil yang sangat kuat bahwa Al Imam Ali Al-U’raidhi betul anak Al
Imam Jafar As-Sadiq.
.
روى عنه الحاكم {405 هـ} في مستدركه ج 3 ص 188 ح
4.8029
10. روى عنه أبو نعيم {430 هـ} في حلية الأولياء ج 3
ص 19910
. روى عنه البيهقي {458 هـ} في السنن الكبرى ج 7 ص 41 ح 13.06411
. روى عنه الخطيب البغدادي {463 هـ} في تاريخ بغداد ج 13 ص 287 رقم 7.25512
13. روى عنه ابن عساكر {571 هـ } في تاريخ دمشق ج 3 ص 337 – 33913
. روى عنه محمد المقدسي {643 هـ } في الأحاديث المختارة ج 2 ص 43 – 4514
14 kitab dari ulama – ulama tarikh maupun hadits
menyebutnamanya apalagi yang mau diragukan apa yang mau dipertanyakan yang
mempertanya Cuma ada dua golongan ima
jahil ima hasid kalau dia bodoh dia terbukti hasud.sabab kalau dia tidak bodoh
tidak hasud karena sudah jelas saksi hidup ulama dizaman mereka.
RIWAYAT
JIHADNYA DALAM KITAB ULAMA TARIKH
. تاريخ الأمم والملوك للإمام الطبري ج 10 ص 234 1
. تاريخ بغداد للخطيب البغدادي ج 2 ص 113 – 114 2
. ذكره االيافعي في مرآة الجنان وعبرة اليقظان في معرفة ما يعتبر من حوادث
الزمان ج 2 ص 37 3.
. ذكره المزي في تهذيب الكمال في أسماء الرجال ج 20 ص 352 4
. ذكره الخزرجي في خلاصة تهذيب الكمال في أسماء الرجال رقم 4.954 5
. ذكره ابن عنبة في عمدة الطالب في أنساب آل أبي طالب ص 214 6
- ميزان الاعتدال في نقد الرجال ج 5 ص 144
- تاريخ اإسلام ووفيات المشاهير الأعلام ج 14 ص
278
- الكاشف في معرفة من له رواية في الكتب الستة
ج 2 ص 36
. ذكره العسقلاني - تهذيب لتهذيب ج 7 ص 258 7
- تقريب التهذيب ص 399
- لسان الميزان ج 7 ص
310
. ذكره البنداري في موسوعة رجال الكتب التسعة ج 3 ص 61 ح 6.289 8
.
ذكره الذهبي في - سير أعلام النبلاء ج 12 ص 135 9
-
في العبر في خبر من غبر ج 1 ص 358
Artinya lengkap dari Ulama hadits
sampai ulama tarikh ulama sejarah sepakat bahwa Al Imam Ali Al-U’raidhi bukan tokoh fiktiv bukan tokoh
hayalan betul ada wujudnya dan beliau putra dari Al Imam Jafar As-Sadiq
Jadi kita sudah buktikan Al Imam Ali
Al-U’raidhi adalah betul seorang Ulama anak kandung dari pada Al Imam jafar
As-Sadiq
Ada satu kitab cukup bagus judulnya “ Al Imam
Ali Al-U’raidhi” di sini belum lama 2002 ini Masjid Al Imam Ali Al-U’raidhi,ini
madrasahnya masih ada di kota Madinah, Al-U’raidhi nama kampung di pinggir
Madinah,makanya disebut Al-U’raidhi,beliau dirikan Mesjid dan beliau hidup
sampai 2002 ada ini Mesjidnya dengan Madrasahnya,bahkan Al Habib Abdurohman bin
Soleh bin Salim yang terakhir yang menjadi ketua pimpinan Mesjid tahun 2002 ada
juga pesantrennya beliau duduk mengajar ummat dan tahun 2002 dirubuhkan diratakan
dengan tenah oleh wahabi,sekarang tidak ada mesjidnya tidak ada madrasahnya
tidak ada kuburannya semua sudah diratakan dengan tanah,jadi memang ada upaya
untuk menghilangkan upaya-upaya untuk menghilangkan bukti.
Bukan hanya Al Imam Ali Al-U’raidhi peninggalan
semua para sahabat Nabi semua sudah tidak ada peninggalan semua keluarga Nabi
semua sudah tidak ada,mestinya ketika ke Makkah kita dapatkan mana Rumah Abu
Bakar As-Sidiq mana rumah Umar bin Kahatab sudah tidak ada hilang semua,jadi
supaya semua tau kita protes keras kita tolak tingkah laku pemerintah saudi dan
Ulama-Ulama Saudi yang seenaknya menghancurkan bukti-bukti sejarah itu
berbahaya.karena yang inggin menghancurkan bukti sejarah Islam itu Yahudi dan
Nasrani.
Sekarang yang jadi pertanyaan kalau pemerintah
Saudi dan Wahabi dengan begitu semangat menghancurkan bukti sejarah apakah di
suruh Yahudi dan Nasrani ? kalau anda tidak mau dituduh anda mempertanggung
jawabkan tidak boleh menghancurkan bukti sejarah apalagi sejarah Islam.
Dulu para khulafaur Rasidin mereka menguasai
mesir tidak ada yang menghancurkan piramid padahal piramid itu tempatnya orang
kafir raja fir’aun.kenapa para Khulafaur Rasidin tidak hancurkan ? kenapa
Ta’biin tidak hancurkan ? walaupun itu tempatnya Fir’aun itu menjadi bukti
sejarah bahwa Fir’aun yang Allah ceritakan dalam Al-Quran ada,kalau buktinya
diratakan dengan tanah suatu ketika nanti di zaman yang akan datang anak cucu
kita akan mengatakan Al-Quran bohong mana Fir’aun nya sudak tidak ada buktinya.
Jadi jangan sembarangan terus dengan seenaknya
mengatakan karena ini rumah Para Sahabat nanti di kultuskan takut di sembah
menyebabkan musrik.itu bukan alasan,kalau kita memang takut tempat-tempat
tersebut dijadikan sebagai tempat kemusrikan ya dijaga bukan di hancurkan.orang
bodoh yang menghancurkan.
Mekkah bukan kalian punya Madinah bukan kalian
punya,Mekkah madinah milik Umat Islam dan bukti sejarah para Sahabat Nabi bukan
Saudi punya tapi milik Umat Islam kalau ada yang kalian rubah harus izin semua
Umat Islam.
6.IMAM AHMAD AL-MUHAJIR (w
: 345 H)
Al-Imam Ahmad bin Isa Al-Muhajir,siapa beliau
? beliau lah dari garis keturunan Al Imam Ali Al-U’raidhi yang hijrah ke Hadrohmaut,ini lah keturunan Nabi
yang hijrah kehadromout di negri Yaman.kenapa beliau hijrah ke Hadromaut ketika
itu dimana-mana terjadi huru-hara di Basrah di Kufah beliau sedah hijrah ke
Madinah tapi huru hara itu meluas sampai ke Makkah sampai ke Madinah
Saat itu Al Kharabitoh salasatu sekte sempalan
dari kalangan syiah ghulat itu menyerebu mekkah dan mengambil Hajar Aswad
dibawa lari ke Bahrain waktu itu kacau balau pembunuhan dimana-mana penjarahan
dimana-mana akhirnya Al-Imam Ahmad bin Isa Al-Muhajir dengan pandangan yang
mendalam dengan Ilmu yang luas dengan pertimbangan secara cermat dan teliti
membawa anak-anaknya membawa keluarganya membawa murid-muridnya hijrah ke
Hadromaut.
Ada yang bertanya siapa itu Al-Imam Ahmad bin
Isa Al-Muhajir ? apa betul belau cucunya Al Imam Al-U’raidhi ?
SURAT MENYURAT AL-MUHAJIR DG IMAM ATH-THOBARI
ternyata dalam kitab Tarikh Al Bagdad juz 2
hal 166 Al Imam Al Khatib Al Bagdadi bercerita :
قال الإمام الخطيب البغدادي {463 هـ } في تاريخ
بغداد ج 2 ص 166 : قال الإمام الطبري {224 – 310 هـ } عن الإمام أحمد المهاجر {273
– 345 هـ } : ”كتب إلي أحمد بن عيسى العلوي من البلد فأجبته :
Imam Thabari pernah berkata,Imam Tahabari ini
lahir tahun 224 H Wafat tahun 310 H,dimana Imam Thabary bercerita tentang Imam
Ahmad Al Muhajir,padahal perbandingan umaurnya beda dimana Imam Ahmad Al
Muhajir itu lahir tahun 273 wafat 345.tapi perbedaan perbandingan ini terbukti
Imam Ahmad mengalami zaman Imam Thabari.kata Imam Thabari
”كتب إلي أحمد بن عيسى العلوي من
البلد فأجبته
Ada surat ditulis kepadaku orang dari orang
yang bernama Ahmad bin Isa Al Alawi maksud Al Alawi adalah turunan Saidina
Ali,karena ketika yang namanya Baalwi belum lahir yang namanya Alwi kan belum
ada ,oleh imamThabari di sebuat Al Alawi itu ada dalam surat, apa bukti
suratnya ,sebuah syair : Al Ahmad bin Isya mengatakan dalam suratnya kepada
Imam Tahabari
ألا إن إخوان الثـقـات قليـل وهل لي إلى ذلك القليل سبيل
سل الناس تعرف غثهم من سمينهم فكل عليه شـاهـد ودليـل
Jadi disini Imam Ahmad bin Isya bertanya
kepada Imam Tahabari “ini orang –orang yang bisa dipercaya sedikit betul tapi
walaupun sedikit apakah saya punya jalan untuk berhubungan dengan mereka ?
untuk bisa dekat dengan mereka ? ini syairnya.
Jadi Imam Ahamd menunjukan ke gudah
gulananya,jadi di zaman itu mencari orang yang dapat dipercaya itu sulit,di
jawab oleh Imam Thabari dengan syair ;
يسيء أميري الظن في جهد جاهد فهل لي بحسن الظن
منه سبيل
تـأمل أميري مـا ظننتَ وقلتـه فإن جميـل الظن منك جميـل
Yang menarik Imam Thabari memanggil Imam Ahmad
bin Isya dengan Amiri artinya tuanku,pemimpinku,wahai tuanku maksudnya ke
gundah gulanaannya sehingga berprasangka kepada orang sudah bayak yang tidak
dapat di percaya itu satu hal yang sangat memperihatinkan,beliau katakan “
wahai tuanku,wahai pemimpinku engkau punya dugaan ini sangat berharga karena
kalau engkau kalau sudah berprasangka baik dari engkau itu merupakan satu
keindahan”
Imam Thabari ini otoritatif Ulama Salaf
pengarang tafsir,tidak satu Ulama pun dari kalangan Sunni atau Syiah yang
mengingkari ketinggian kedudukan Imam thabari,Imam Thabari dengan Usianya yang
sudah lanjut bertemu dengan pemuda keturunan saidina Ali yang bernama Ahmad bin
Isya dengan senang hati beliau hormati beliau hargai dua kali berturut turut
beliau panggil ‘Amiri” tuanku itu menunjukan bahwa beliau cinta kepada Ahmad
bin Isya dan beliau menempatkan Ahmad bin Isya di tempat yang sangat
terhormat,sekaligus menjadi bukti Ahmad
bin Isya Al Muhajir bukan tokoh fiktiv bukan tokoh hayalan seorang ulama yang
sudah dikenal oleh ulama di zamannya.
DATUK BA ‘ALAWI IMAM ALWI B ‘UBAIDILLAH B
AHMAD AL-MUHAJIR
قال
الإمام النسابة الشيخ محمد المحبي الدمشقي في خلاصة الأثر ج 1 ص 74 :
”وآل باعلوي منسوبون إلى علوي ... وعلوي هو ابن عبيد الله بن أحمد
بن عيسى فإنه جدهم الأكبر الجامع ، ونسبهم مجمع عليه عند أهل التحقيق ، وقد اعتنى
ببيانه جمع كثير من العلماء ... “
Al Imam Ahmad Al Muhajir punya anak ‘Ubaidillah,’Ubaidillah
punya anak namanya Alwi itulah yang pertama kali di kasih nama Alwi sehingga
keturunannya disebut Ba’alwi,kenapa pakai ba’ itu tradisi Hadromaut,tradisi
Yaman banyak yang pakai Ba’ seperti Ba’katsir
karena mereka banyak pakai Ba’ nah ini pun disebut Ba’Alwi maksudnya keluarga
daripada Alwi keturunannya.
Sekarang kita lihat disina Al Imam An Nasabah
Asyikh Muhammad Al Muhibi Ad-Dimsiki dalam kitab Khulasotul Al Atsar Juz 1 hal
74 menyebut nama Alwi jadi bukan hanya nama Ahmad Al Muhajir nama cucunya
disebut.disini beliau katakan وآل باعلوي
منسوبون إلى علوي dan keluarga daripada ba’alwi itu dinisbatkan kepada
Alwi
Dan Alwi ini adalah وعلوي هو ابن عبيد الله بن أحمد بن عيسى jadi disebutkan dalam
kitab Tarikh Khulasotul Atsar kitab yang mu’tamad otoritatif yang sangat
mu’tabar bahkan nama cucu dari Ahmad Al Muhajir disebutkan.
KETURUNAN PAMAN BA ‘ALAWI MUHAMMAD B AHMAD AL-MUHAJIR
قال الإمام النسابة أبو الحسن العبيدلي {435 هـ} في تهذيب
الأنساب عند ذكر الإمام امحمد بن علي :
”وأحمد بن عيسى الأكبر من ولده أبو جعفر محمد بن
علي بن محمد بن أحمد بن عيسى بن محمد بن علي العريضي ”.
Bukan hanya dari garis ‘Ubaidillah,Imam Ahmad Al Muhajir anak namanya
Muahammad keturunannya banyak di Irak,disebut juga oleh Al imam An Nasabah Abul Hasan Al Ubaidili
yang wafat tahun 435 H dalam kitab Tahdzibul Ansab dimana beliau menyebutkan
”وأحمد بن عيسى الأكبر من
ولده أبو جعفر محمد بن علي بن محمد بن أحمد بن عيسى بن محمد بن علي العريضي ”.
Jadi ternyata Ahmad bin Isya punya anak namanya Muhammad salasatu keturunannya
imam besar di hijaz namanya muhammad bin Isya Al Akbar itu adalah salasatu
keturunan Ahmad Bin Isya Al Muhajir,keturunan mereka tidak ke Indonesia yang ke
Indonesia itu dari ‘Ubaidillah.
Jadi bisa kita lihat tercatat dalam sejarah tidak bisa dipungkiri mau
dihapus dari mana itu buku ada bukunya sudah ratusan tahun ini meninggalnya
saja tahun 435 H seribu tahun yang lalau itu buku sudah ada.
7.IMAM MUHAMMAD SHOHIB MIRBATH
Dari situ kita lihat akhirnya,perlu kita ketahui bahwa dari keturunan ‘Ubaidillah
putra dari Imam Ahmad Al Muhajir itu nanti ada yang bernama Imam Muhammad
Shohib Mirbath yang meninggal tahun 556
H,inilah datuknya Alawiyyin,Ba’Alwi,Habaib yang ada di Nusantara
Indonesia,selatan Tailand,selatan pilifina,Berunai Darusalam,Singapura,Malasiya,semua
Ba’Alwi datuknya dari Imam Muhammad Shohib Mirbath.
Imam Muhammad Shohib Mirbath punya dua putra penerus keturunannya : Imam
Ali (w : 590 h) yaitu ayah dari al Imam Al-Faqih Al-Muqaddam (w : 653 h) dan
Imam Alwi (w : 613 h) yaitu paman Al-Faqih Al-Muqaddam.
Al Imam Ali dan Al Imam Alwi putra dari Imam Muhammad Shohib Mirbath ini
keturunannya tidak kurang dari 149 leluhur Alawiyyin,149 marga kalau orang
Indonesia bilang.
Diantaranya dari Al Imam Ali Walidul Faqih Ali b Muhammad Shohib Mirbath
menurunkan : Assegaf, Alaydrus, Bin
Syihab, Bin Syeikh Abu Bakar, Alattas,
Al-Hamid, dsb.
Dan ari ‘Ammul Faqih ‘Alwi b Muhammad Shohib Mirbath menurunkan :
Al-Haddad, Bin Smith, Ba Surroh, Ba’bud, Ba Faraj, Ba Faqih, dsb.
Dengan data-data ini di Ahli Nasab ada bukti-bukti autentik pencatatan
Nasab yang turun-temurun
8.IMAM ABDULLAH ALAYDRUS (864 H)
Kenapa yang dipilih Imam Abdullah Alaydrus kenapa bukan Bin Syihab ( datuk Imam besar ) syaikh Ali Bin Abu Bakar
Asyakran,kenapa tidak diamambil Habib Umar bin Abdurohman Alattas karena Abuya
Al Habib Muhammad Rizieq punya Ibu dari Alattas,kenapa Imam Abdullah Alaydrus yang Abuya cantumkan sebab nama Al Habib Abdullah Alaydrus di zamannya harum kasamsi dikenal oleh ulama-ulama dunia
jadi Mashur bukan Mastur diantaranya Al Imam As-Syahowi yang wafat tahun 902 H
dalam kitab Adaul lami’ jilid 3 juz 5 hal 16 nomor 55 beliau menceritakan
tentang Al Habib Abdullah
Alaydrus apa yang beliau katakan ;
”عبد الله بن أبي بكر بن
عبد الرحمن أبا علوي الشريف الحسيني عفيف الدين شيخ حضرموت وركنها ”.
Ini pengakuan ulama,Imam Asyakowi siapa yang tidak kenal Ulama Hadits Ulama
Tarikh beliau katakan bahwa Abdullah bin Abu Bakar bin Abdurrahman Aba Alwi
beliau adalah As Syariful Husain beliau adalah seorang Syarif dari keturunan
Saidina Husain tokoh pemuka Agama orang termulya didalam Agama Asyikh Hadromaut
pemimpinnya Ulama-Ulama Hadromaut dan tihangnya.
Al Imam Asyakowi mengakui bahwa Imam Abdullah Alaydrus memang Ba’alwi memang Syarif bahwa beliau itu turunan dari pada Abdurohman
Assegaf,jadi ulama di hadromaut itu mengakui bukan mereka ngarang-ngarangmemang
asalnya mereka dari Makkah bukan asal mereka dari Hadromaut cuman mereka turun
temurun di Hadromaut untuk menyelamatkan Agama.
Kemudian Al Imam Ibu Hajar Al Haitami ini
Faqih dalam Madzhab Imam Asyafi’i siapa yang tidak kenal beliau di dalam kitab
Mu’jamnya beliau pengarang kitab Tuhfatul Muhtaj beliau katakan siapa itu Imam Abdullah Alaydrus
وهي عن القطب أبي بكر بن عبد الله العيدروس بن
أبي بكر بن عبد الرحمن السقاف بن محمد بن عيسى بن
محمد بن علي العريضي”.
Ibnu Hajar mengakui Bahwa Habib Abu Bakar Abdullah Alaydrus Al Kutub artinya puser sumbernya,jadi kalau sudah
disebut wali kutub artinya pemimpinya para wali pemimpinnya para Ulama,beliau
akui Al Kutub Abi Bakar bin Abdullah Alaydrus bin Abi Bakar bin Abdurohman
Assaqaf dipanjangi oleh ibnu Hajar disebut sampai Al Imam Ali Al-U’raidhi
بن محمد بن بن محمد بن
علي بن محمد بن على بن علوي بن محمد بن علوي بن عبيد الله بن أحمد بن عيسى بن محمد
بن علي العريضي
Jadi artinya nasab para HABAIB di Hadhromaut
sudah dikenal oleh ulama-ulama dunia bukan mereka karang-karang ada diantaranya
20 kitab tarikh dan Nasab yang mencatat nasab para habaib di hadhromaut ini
yang ngarang bukan Habaib yang ngarang dari luar habaib hanya satu dua dari
Habaib ini dari kalangan masyaikh-masyikh mereka yang mengarang kitab-kitab ini
mencatat dari pada nasab para habib di hadhromaut
- Kitab Jamaharotun
Nasab karya Syeikh Hisyam b Muhammad Al-Kalbi (w : 146 H).
- Kitab Ansaab
Quraisy karya Syeik Zubair b Bikaar (w : 256 H).
- Kitab Jamaharotun
Nasab karya Abul Faraj Ali b Husein Al-Ishfahani (w : 356 H)
- Kitab Jamaharotul
Ansaab karya Imam Ibnu Hazm (w : 456 H).
- Kitab Sirru
As-Silsilah Al-‘Alawiyyah karya Abu Nashr Sahal b Abdullah Al-Bukhari.
- Kitab ‘Umdatuth
Thoolib Al-Kubro karya Ahmad b ‘Anbah (w : 828 H).
- Kitab Al-Majdi dan
Kitab A-Mabshuth keduanya karya Abul Hasan Najmuddin Ali b Abil
Ghona-im Muhammad b Ali Al-‘Amri Al-Bashri (w : 443 H).
- Kitab Thobaqoot
Fuqohaa Al-Yaman min Akhbaar Ru-asaa wa Saadaat Al-Yaman karya Umar b
Ali b Samuroh b Abil Haitsam Al-Ja’di Al-Humairi (w : 586 H).
- Kitab Ghunyatuth
Thoolib Fii Ansaab Bani Thoolib dan Kitab Bahrul Ansaab Fiiman Lis
Sibthaini minal A’qoob keduanya karya Imam Abu Tholib Ismail b
Al-Husain Al-Azurqoni (w : 572 H).
- Kitab As-Suluuk
Fii Thobaqoot Al-Ulama wal Muluuk karya As-Saksaki Al-Janadi (w : 733
H).
- Kitab Nihaayah
Ath-Thoolib Fii Ansaab Aali Abi Thoolib karya Imam Taajuddin Muhammad
b Abi Ja’far b Ma’iyyah (w : 776 H).
- Kitab As-Salsal
Al-Muhadzdzab wal Manhal Al-Ahlaa karya Imam Muhammad b Abi Bakar b
Umar b ‘Abbaad (w : 801).
- Kitab Tuhfatuz
Zaman Fii Taariikh Sadaatil Yaman karya Husain b Abdurrahman b
Muhammad b Ali Al-Ahdal (855 H).
- Kitab Al-Jauhar
Asy-Syaffaaf Fii Fadhooil wa Manaaqib As-Saadah Al-Asyraaf karya Abu
Muhammad Abdurrahman b Muhammad Al-Khothiib Al-Anshoori Al-Hadhromi (855
H).
- Kitab An-Nafhah
Al-’Anbariyyah Fii Ansaab Khoiril Bariyyah karya Imam Abul Futuh Abu
Fudhoil Muhammad Al-Kazhimi.
- Kitab Shihaah
Al-Akhbaar Fii Nasab As-Saadah Al-Faathimiyyah Al-Akhyaar karya Imam
Muhammad Siroojuddin Al-Makhzuumi Al-‘Iraaqi (885 H).
- Kitab Ar-Roudh
Al-Jali Fii Nasab Bani ‘Alawi karya Imam Muhammad Al-Murtadho
Az-Zabiidi
- Kitab Syadzaroot Adz-Dzahab
Fii Akhbaari Man Dzahab karya Ibnul ‘Imaad Al-Hanbali.
- Kitab Taariikh
Al-Jibriti karya Imam Al-Jibriti.
- Kitab Fahrosul
Fahaaris wal Atsbaat karya Imam Abdul Hayyi Al-Kattaani Al-Hasani.
Kita perkenalkan dulu sajarotu nasab yaitu silsilah dari pada
Nasab bagaimana bersambungnya para Habaib di Indonesia ke Nabi Kita Saidunna
Muhammad SAW;
Nabi Muhammad SAW wafat tahun 11 H beliau punya putri
Saidah Fatimah Az-Zahra juga wafat tahun 11 H,Saidah Fatimah punya anak Al Husain yang dijuluki Asibt artinya cucu
laki-laki dari anak perempuan sibtu
Nabi,kalau cucu laki-laki dari anak laki-laki di sebut Hafidz ,jadi Al
Huasain As Sibth wafat tahun 61
H,Saidina Huasain punya anak yaitu Imam Ali Zainal Abidin ini yang ibunya orang
Fersia dan beliau wafat tahun 94 H. Ali Zainal Abidin punya anak yang bernama
Muhammad Al Baqir ,Imam Muhammad Al Baqir ini wafat tahun 118 H. Muhammad Al
Baqir punya anak namanya Al Imam Jafar As Sadiq yang wafat tahun 148 H. Al Imam
Jafar As Sadiq punya anak cukup banyak
salasatunya Al Imam Ali Al ‘Uraidhi ini adalah saudara Al Imam Musa Al
Qadim, Al Imam Ali Al ‘Uraidhi wafat tahun 215 H ini makamnya ada di Madinah.
Al Imam Ali Al ‘Uraidhi punya anak Muhammad An Naqib di juluki An Naqib ini An
Naqibul Asrof ini wafat sekitar tahun 200-an yaitu 250-an ke atas.
Al Imam Muhammad An Naqib punya anak
bernama Isa Arumi ini wafat tahun
300-an,kemudiaan Isya arumi punya anak Al Imam Ahmad Musa Al Muhajir yang wafat
tahun 345 H. Imam Ahmad Musa Al Muhajir inilah yang hijrah ke Hadhromaut
sementara Ayahnya Isya Arumi dan kakeknya Muhammad An Naqib itu Naqibul Asrof
fil Irak mereka jadi pemimpinnya kaom Asrof di Irak ketika hidupnya namanya
masyur sekali,kemudian Imam Ahmad Musa Al Muhajir punya anak bernama Imam
Ubaidillah yang wafat tahun 383 H.Ubaidillah mempunyai anak bernama Alwi jadi
sebutan Ba’Alwi itu dinisbatkan kepada beliau ini Alwi
Jad Ba’Alwi ini wafat sekitar 400-an.
Alwi Jad Ba’Alwi punya anak bernama
Muhammad yang wafat tahun 446 H. Muhammad punya anak Alwi diambil dari nama
datuknya yang wafat tahun 512 H.Alwi punya anak Ali Khali Qasam yang wafat
tahun 527 H.kemudian Ali Khali Qasam ini punya anak punya anak bernama Muhammad
Shohib Mirbath yang wafat tahun 556 H.
Nah Muhammad Shohib Mirbath inilah yang
keturunannya banyak menyebar ke mana-mana
cabangnya.pertama cabang dari
Muhammad Shohib Mirbath adalah Al Imam Ali Walidul Faqih ayah daripada Al Faqih Al Muqadam Muhammad bin Alwi,beliau wafat tahun 590 H,sementara putrana Muhammad Faqih Al Muqadam ini sangat mashur
sekali yang wafat tahun 653 H.dari beliau ini muncul tidak kurang dari 75
leluhur Ba’Alwi disitu ada seperti Assegaf,
Alaydrus, Bin Syihab itu masuknya dari sana,sedangkan yang ke dua Al
Imam Alwi Amul Faqih ini disebut Ammul Faqih karena beliau adalah paman
Muhammad Al Faqih Al Muqadam beliau wafat tahun 613 H beliau juga leluhur
Ba’Alwi dari jalur Amul Faqih disini ada 15 leluhur Ba’Alwi yang ada di
Indonesia yang maruf dari kelompok ini di antaranya Bafaraz dan Wali Songo juga
dari sini.ini nasab Al Ba’Alwi.
Apa URGENSI MA’RIFAH NASAB ? Apa pentingnya tahu Nasab ?
Ada 3 sekurang-kurangnya
1.ada keterangan dari Nabi bahwa orang yang tidak
mengakui Nasabnya sendiri adalah kufrun ini riwayat Bukhari,Muslim dan
Ahmad,Nabi mengatakan :
{
لا ترغبوا عن آباءكم فمن رغب غير أبيه فهو كفر } رواه البخاري ومسلم وأحمد
Jangn kalian tolak nasab kalian ke ayah kalian barang
siapa yang menolak nasabnya kepada
ayahnya itu adalah kekufuran.Ini adalah hadits shahih Bukhari.
Jadi kalau Ada Habib tidak mau mengaku Habib harom
kufrun,ada turunan Nabi dia tidak mau ngaku dia turunan Nabi dia kufrun,dia
tidak boleh menolak turunan Nabi kalau dia turunan Nabi dia harus akui bahwa
dia turunan Nabi
2.Bagi yang mengaku-ngaku bernasab kepada yang bukan
Nasabnya,jadi kalau dia bukan turunan Nabi dia ngaku turunan Nabi Malun
dila’nat.ini riwayatnya riwayat Ibn Majah dimana Nabi mengatakan ;
{ من انتسب إلى غير أبيه أو تولى غير مواليه
فعليه لعنة الله والملائكة والناس أجمعين } رواه ابن ماجه
Barang siapa yang menasabkan dirinya kepada bukan selain Ayahnya,maka dia dapat la’nat dari
Allah kutukan la’nat dari Malaikat dan seluruh Umat manusia.
Tidak boleh yang bukan habib ngaku Habib,yang bukan
turunan Nabi ngaku turunan Nabi.mereka yang nasabnya sudah disepakati oleh Ahli
Nasab wajib kita akui dia sebagai Habib dan mereka yang disepakati oleh Ahli
Nasab dia dusta bohong Nasabnya palsu maka kita wajib menolak nasabnya.kalau
Nasabnya diperselisihkan sebagian Ahli Nasab bilang dia Habib sebagian lagi
bilang dia bukan Habib dia mencoba menunjukan bukti-buktinya tapi buktinya oleh
orang Ahli Nasab kurang Kuat hasilnya dia tidak bisa diakui sebagai habib tapi
tidak biasa dituduh sebagai pembohong cuman Allah yang tau bisa jadi Nasabnya
benar bisa jadi nasabnya tidak benar untuk yang seperti ini kita tawaquf kita
serahkan kepada Allah SWT hanya Allah yang Tahu.
Jadi mereka yang sudah tahu bahwa dirinya bukan Habaib
Harom anda mengaku sebagai keturunan Rasulullah itu Malun dilaknat dan mereka
sudah terang nyata sebagai turunan Rasulullah
harom kalau mereka mengingkari nasab dari orang tuanya.
Berarti mengrtahui Nasab Nabi itu menjadi penting untuk
menjaga hadits Nabi ini,jangan sampai ada jangan sampai yang bukan ngaku,yang
bener tidak tahu,kan bahaya.ini urgensinya kenapa ilmu nasab harus di
ajarkan,harus ada sepanjang zaman karena keturunan Nabi akan terus ada sehingga
sepanjang zaman harus terus ada ilmu nasab dan Ahli Nasab.
3.Dalam kitab Fiqih kalau kita belajar kalau anda menolak
nasab seseorang “ Kau bukan anak ayahmu” atau ada seorang Habib “ Kau bukan
Habib!.” Kau bukan turunan Nabi “ itu sama dengan hukumnya anda menuduh ibunya
berzinah dengan orang lain.
dan dia harus di cambuk 80 kali,disini seorang Habib
harus tahu nasabnya supaya orang lain tidak seenaknya menolak dia,karena
berkaitan dengan hukum fiqih dalam bab Qodaf.
وَالَّذِينَ يَرْمُونَ الْمُحْصَنَاتِ ثُمَّ لَمْ
يَأْتُوا بِأَرْبَعَةِ شُهَدَاءَ فَاجْلِدُوهُمْ ثَمَانِينَ جَلْدَةً وَلا
تَقْبَلُوا لَهُمْ شَهَادَةً أَبَدًا وَأُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ
Dan orang-orang yang menuduh wanita-wanita
yang baik-baik (berbuat zina) dan mereka tidak mendatangkan empat orang saksi,
maka deralah mereka (yang menuduh itu) delapan puluh kali dera, dan janganlah
kamu terima kesaksian mereka buat selama-lamanya. Dan mereka itulah orang-orang yang fasik. ( An Nuur 4 )
4. JANJI PENSUCIAN AHLUL BAIT
إِنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيُذْهِبَ عَنْكُمُ الرِّجْسَ
أَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيرًا
Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu,
hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.( Al Ahzab 33 )
Artinya ada jangji Allah Ahlul Bait Nabi termasuk
keturunan Nabi yang penting keluarga Nabi tersebut beruasa
beriman,bertakwa,beramal sesuai dengan apa yang Allah dan Rasul-Nya
perintahkan,Allah bersihkan ini ada hukum Allah,ya kalau hukum Allah ini
berlaku berlaku kepada siapa ? kepada keluarga Nabi.keluarga Nabinya yang mana
? misti diteaskan dengan ilmu nasab supaya Ayat ini bisa terus berjalan kepada
objek yang dibicarakan.
2.Ada kewajiban mencintai Ahlul Bait kepada Ummat.Allah
Yang menyatakan di dalam Al-quran surat 42. Asy syura 23
قُلْ لا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ أَجْرًا إِلا الْمَوَدَّةَ فِي
الْقُرْبَى
Katakan wahai Muhammad kepada kau punya ummat
apa yang harus dikatakan ; “ aku tidak meminta upah apaun dari kalian atas jasaku meyebarkan Islam pada kalian
kecuali cinta kasih untuk keluargaku.
Ini perintah Allah,Allah yang perintahkan umat
Nabi wajib mencintai keluarai Nabi termasuk keturunan Nabi Muhammad SAW.
3.Harom membenci Ahlul Bait
{ والذي نفسي بيده لا يبغضنا أهل
البيت أحد إلا أدخله الله النار} رواه الحاكم في المستدرك
Demi Allah yang
jiwaku ada dalam kekuasaannya tidak seorangpun di antara kalian membenci ahlul
bait,membenci aku punya keluarga kecuali Allah jebloskan dia ke neraka Jahanam.
Kita wajib jaga umat jangan sampai Umat gara gara tidak tahu, tidak ngerti
ahirnya mereka jadi benci keluarga Nabi Bahaya, mereka harus tahu siapa
keluarga Nabi, mereka harus tahu apa kewajiaban mereka kepada keluarga Nabi ini
perintah Allah dan Rasulnya jadi cinta.
Jadi habaib itu keluarga Nabi bukan untuk sombong-sombongan,salah
besar,bukan untuk takabur,bukan untuk ujub, bukan untuk berbanga,bangga,bukan!
Tapi untuk menerapkan hukum Allah.menjalankan syariat Islam.
Karena cinta keluarga Nabi Wajib,benci keluarga Nabi Harom itu merupakan
bagian dari ajaran syariat Islam.
4. KHUMUSUL KHUMUS
BAGI AHLUL BAIT
وَاعْلَمُوا أَنَّمَا غَنِمْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَأَنَّ
لِلَّهِ خُمُسَهُ وَلِلرَّسُولِ وَلِذِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ
وَابْنِ السَّبِيلِ إِنْ كُنْتُمْ آمَنْتُمْ بِاللَّهِ وَمَا أَنْزَلْنَا عَلَى
عَبْدِنَا يَوْمَ الْفُرْقَانِ يَوْمَ الْتَقَى الْجَمْعَانِ وَاللَّهُ عَلَى
كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ الأنفال : 41
Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh
sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk Allah, Rasul,
kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan ibnusabil, jika kamu
beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami
(Muhammad) di hari Furqaan, yaitu di hari bertemunya dua pasukan. Dan Allah
Maha Kuasa atas segala sesuatu
Keluarga Nabi ada bagian Khumusul Khumus punya bagian 1/5 dari 1/5 rampasan
perang,jadi kalau suatu Negara Islam kalau mendapatkan rampasan perang 1/5 dari
1/5 maksudnya 1/25 wajib diberikan kepada keluarga Nabi,kalau tidak ada
keluarga Nabi mau di kasih kemana bagian itu ? ini di zaman saidina Abu Bakar
di jalankan, di zaman saidina Umar di jalankan, di zaman saidina Ustman di
jalankan, di zaman saidina Ali di jalankan bahkan di zaman bani Umayyah yang
sering membunuhi keluarga Nabi tetep dijalankan tidak ada yang berani menolak
ini hukum, dizaman bani Abbas dijalankan, karena ini hukum Al-Quran,ini
kewajiban Agama.
Kalau orang tidak tahu mana yang habib mana mana yang turunan Nabi mana
yang bukan bagai mana hukum ini bisa di jalankan.
5. KEHARAMAN ZAKAT
BAGI AHLUL BAIT
{إن الصدقة لا تنبغي لآل
محمد . إنما هي أوساخ الناس } رواه مسلم وأبو داود وابن ماجه والنسائي وأحمد ومالك
Keluarga Nabi Haram untuk memakan zakat sepakat semua madzhab tidak ada
satu madzhab pun yang mengingkari ini.kalau turunan Nabi tidak tahu bahwa
dirinya adalah keturunan Nabi nantinya akan memakan yang Harom,
Untuk tahu dia turunan Nabi bukan sombong, bukan buat sosoan,bukan untuk
menghina orang lain tapi untuk menjalankan hukum Allah, supaya di jaga dirinya
jagan memakan zakat.
Terus kalau keluarga Nabi nya miskin bagai mana ? itu ada babnya adhorurot
tubihul mahdzurot
6. KAFA’AH WANITA
AHLUL BAIT
Soal kafa’ah dalam pernikahan, Al Imam Malik b Annas mengatakan kafa’ah itu
dalam soal Agama dalam soal Akhlaq kalau lelaki perempuan sama sama Agamanya
bagus Akhlaqnya bagus apapun bangsanya boleh di kawinkan itu madzhab Malik.
Madzhab Ja’fari dari Syiah begitu juga ga ada kafa’ah buat nasab. Tapi madzhab
Abu Hanifah,Madzhab Syafi’i, Madzhab Ahmad memperhitungkan kafa’ah mereka
menjadikan kafa’ah sebagai suatu syartu puturoh syarat sempurnanya Nikah, ini
madzhab yang tiga mengatakan dimana kafa’ah seorang perempuan turunan Nabi tidak sebanding dengan lelaki
yang bukan turunan Nabi, sehingga mereka tidak sekufu kalau di kawinkan maka
tidak sempurna untuk sempurna maka syaratnya berat, syaratnya seluruh wali
harus setuju ini dalam madzhab yang tiga bahkan salasatu fatwa dalam madzhab
imam Ahmad syartu syihah syarat syahnya Nikah ada salasatu fatwa dalam madzhab
imam Ahmad kalau satu perempuan turunan Nabi yang menikah dengan laki laki yang
bukan turunan Nabi walaupun sudah di setujui kedua walinya tetep tidak Syah.
Saya tidak
ingin bicara mana pendapat yang benar mana pendapat yang kuat disini saya ingin menunjukan ini
adalah persoalan hukum,kalau pendapat imam Malik memang tidak ada masalah yang
dia tidak tahu dirinyasyarifah atau bukan syarifah dalam madzhab Malik mungkin
tidak masalah
dalam madzhab jafari tidak ada masalah tapi dalam madzhab Abu Hanifah,
Syafi’i dan Ahmad ada masalah walaupun masalahnya tidak sampai ke tingkat
haram,tapi dalam salasatu fatwa dalam madzhab Imam Ahmad justru masalahnya
sampai ke tingkat haram dan fatwa ini justru yang dipakai oleh mayoritas ulama
Habaib yang ada di Hadraomaut sampai hari ini.
Kita harus hormati perbedaan pendapat bahkan masih banyak Ulama –Ulama
Hadromaut yang mengharamkan hargai hormati kalau mereka mengharomkan bukan
menghina bangsa orang kalau mereka mengharamkan bukan mengkasarkan umat Nabi
ini kasusnya ilmu fiqih bagai mereka yang mengharamkan bagi yang ikut pendapat
haram jangan di kawin kan syarifah ke bukan syadid,yang ikut pendapat Imam
Malik mereka punya hak untuk mengawinkan anak mereka kepada tidak sekufu itu
hak mereka tidak boleh kita tuduh dia
kafir murtad masuk neraka. Tidak boleh ini ikhtilaful Fukaha berbedaan fiqih
bukan perbedaan aqidah.
Terlapas apa itu madzhab malik,madzhab jafari abu Hanifah.maddzha syafi’i
atau madzhab Hambali atau para habaib di hadrpmaut walau ada perbedaan tapi
mereka sepakat yang paling ideal seorang wanita menikah dengan orang yang
sekufu dengan nya,semua sepakat tidak ada perbedaan didalam ideal.soal halal
haram mereka berbeda tapi soal ideal mereka sepakat yang ideal yang sekufu
untuk menjamin ke harmonnisan rumah tangga, ada anak pejabat kaya raya miliuner
anaknya dibawa lari oleh tukang becak keluarganya di permalukan kita tidak
boleh mempermalukan orang,kalau keluarga tadi nolak si tukang becak jadi mantu
itu hak dia selama dia tidak menghina si tukang becak,karena tidak sekupu
anaknya di kawinkan dengan yang tidak punya apa-apa,anaknya prpesor doktor dari
keluarga keraton
Karena ada urusan kafaah apapun pendapatnya mengetahui nasab menjadi urgen
bagi umat Nabi Muhammad SAW
HAK IMAMAH AHLUL BAIT
Nabi Dalam Hadits Sahih mengatakan :
{ الناس تبع لقريش ....
}رواهالبخاري
Manusia itu misti ikut Quraisy makanya dulu saidina Abu Bakar, Utsman, Umar
dan Ali ra semuanya Quraisy, Bani Ummayah semuanya Quraisy, Bani Abbas semuanya
Quraisy kenapa dulu para Ulama mendukung pemerintahan Quraisy walaupun
pemerintahan itu agak diktator karena ada hadits ini الناس تبع لقريش “semua Umatku manusia
ikut Quraisy.
juga ada Hadits قدموا قريشا ولا تقدموها Utamakan yang Quraisy jangan kamu
dahulukan mereka,ini hukum Agama,soal apakah ini wajib, apakah ini sunnah itu
soal perdebatan Fiqih,disini hanya menujukan soal nasab keluarga Nabi ada
kaitan dengan hukum Islam.
AHLUL BAIT ADALAH PUSAKA NABI SAW
Dalam hadits riwayat Muslim dalam dimana Nabi SAW mengatakan :
{ تركت فيكم الثقلين كتاب
الله وعترتي أهل بيتي ....... } رواه مسلم aku tinggalkan dua peninggalan yang maha berat
buat kalian yang pertama Kitabullah yang kedua etrotih keturunanku sebagai
Ahlul Baitku,ini hadits sohih ada beberapa hadits bunyinya sama seperti ini ,
hanya satu hadits riwayat hakim yang mengataكتاب الله والسنة dan itu sudah di vonis oleh banyak ulama
Hadits كتاب الله
والسنة do’if. yang
sohih adalah كتاب الله وعترتي أهل بيتي kalaupun kita mau ambil dua duanya
sebagai mana yang di tawarkan Imam Asyuthi Ambil saja kedua nya hadits shohih
artinya Nabi meninggalkan Al Quran di samping Al-Quran ada asunnah yang
menjelaskan isi kandungan Al-Quran yang keduan Nabi meninggalkan keluarganya
keturunannya untuk menjaga Al-Quran dan As Sunnah.jadi peran Habaib itu misti
menjaga Al Quran dan As Sunnah,misti membela Al Quran dan As Sunnah Habaib
tidak boleh diam kalau Al Quran dan As Sunnah di ganggu oleh siapapun karena
mereka penjaganya,Nabi yang mengatakan aku tinggalkan dua peninggalan untuk
kalian kalau kalian mengikuti mereka kalian akan selamat satu Al Quran kedua
keturunanku dan keluargaku.
Maka hati hati menjadi seorang menjadi Habaib itu bukan enak tapi berat
anda berbuat salah dosa anda bisa dua kali lipat, anda berbuat baik juga
pahalanya dua kali,karena kalau anda berbuat dosa satu buat kelakuan anda dua
dosa untuk karena anda mempermalukan datuk anda Nabi Muhammad SAW, begitu juga
kalau anda berbuat baik satu pahla untuk amal kebaikannya satu lagi pahla
karena anda menjaga kehormatan kemulyaan datuk anda Nabi Muhammad SAW.
JAMINAN KEDATANGAN IMAM MAHDI
Kenapa Nasab Habaib ini misti dijaga betul-betul sebab nanti Imam Mahdi
datang dari mereka, kalau nasabnya ruksak nasabnya ancur-ancuran nanti orang
dekat hari kiamat tidak percaya,makanya itu nasabnya akan di jaga oleh Allah
melalui para Ahli-ahli Nasab sampai hari ahir zaman sebab Nabi mengatakan :
{ المهدي من ولد فاطمة ...
} رواه ابن ماجه
Imam Mahdi adalah keturunan Fatimah Az Zahra.
Kesimpulan :
1.
Keturunan Fathimah
Ra Adalah Keturunan Rasulullah Saw
2. Keturunan
Al-Hasan Ra Dan Al-Husein Ra Tidak Habis Dalam Tragedi Karbala
3. Ijma Ahli Nasab Bhw As-Sajjad( Ali Jainal
Abidin), Imam Muhammad Al-Bagir, Ash-Shodiq, Al-’Uraidhi Adl Dzuriyah Al-Husein
bib Ali bin Abu Thalib
4. Ijma Ahli Nasab Bhw Imam Ahmad Al—Muhajir Adl
Dzuriyah Imam Ali Al-’Uraidhi
5.
Ijma Ahli Nasab Ba ‘Alwi yang ada di hadromaut yang
menyebar keturunannya ke Nusantara indonesia, Malasia, Singapura dll mereka
Adalah Dzuriyah Imam Ahmad Al-Muhajir Bahwa habaib di Indonesia yang nasabnya
betul-betul sebagai Ba’ Alwi mereka adalah bener keturunan Nabi Muhammad SAW

Komentar
Posting Komentar